August 22, 2011

Indonesia Akan miliki Lima Timnas

Bintan Center.-Indonesia Bakal Miliki Lima Timnas.-MEDAN - Indonesia ke depan minimal akan memiliki lima tim nasional sepak bola sebagai salah satu upaya menyiapkan tim dari berbagai generasi sehingga pembinaan pemain akan terus berlangsung selama sepanjang tahun.
"Ke depan tidak ada lagi pembinaan tim hanya satu generasi saja seperti yang terjadi selama ini. Ke depan kita akan memiliki timnas usia-16, 19, 21, 23 dan senior. Tim akan siap sepanjang tahun, begitu juga dengan pelatih akan disiapkan sepanjang tahun," kata Ketua umum PSSI Djohar Arifin Husin di Medan, Ahad (21/8).
Ia mengemukakan, nantinya tidak akan ada lagi penunjukan suatu klub menjadi timnas mewakili Indonesia di ajang internasional seperti timnas U-19 yang diwakili salah satu tim asal Aceh untuk berlaga di Piala AFF Usia 19 di Myanmar 8 hingga 21 September 2011.
"Ini juga terjadi karena pemberitahuan yang mendadak 7 Juli 2011 lalu, jadi kita tidak memiliki persiapan yang matang. Makanya kita tunjuk saja tim asal Aceh yang kebetulan juara Piala Arafuru di Australia ini," katanya.
Sementara menanggapi naturalisasi pemain, ia mengatakan tidak akan melakuan "jemput bola" dalam hal itu dan lebih membiarkan pemain sendiri yang menentukan sikap, apakah memilih Indonesia atau tidak dalam karir sepak bolanya.
Ia juga menegaskan, tidak akan mencari pemain blasteran sampai keluar negeri dan membujuk bermain untuk Indonesia. Ia bahkan mengaku lebih senang mencari bibit pemain dari berbagai pelosok Indonesia untuk kemudian dibina menjadi pemain yang berkualitas.
Ini ia lakukan demi meletakkan fondasi sistem pembinaan pemain, yang nantinya akan diwariskan kepada kepengurusan PSSI periode berikutnya. Dengan demikian Indonesia tidak akan kesulitan lagi mencari pemain-pemain berkualitas.
"Masih ada puluhan ribu pemain lokal yang memiliki prospek bagus untuk tim nasional agar dapat kita bina. Karena itu, saya tidak akan lagi menjemput bola dalam menaturalisasi pemain asing. Saya lebih senang mencari bibit pemain di Samosir atau pedalaman Papua untuk dibina," katanya.



Artikel Lainnya: