Showing posts with label Renungan. Show all posts
Showing posts with label Renungan. Show all posts

December 13, 2012

"Motivasi" untuk Hidup Lebih Baik

bintancenter.blogspot.com - Membuat Kita  untuk Hidup Lebih Baik
Membuat Kita  untuk Hidup Lebih Baik
dontgiveupworld.com
Motivasi - Ketakutan, kekhawatiran, sifat ragu seringkali membuat kita kehilangan keberanian untuk melakukan sesuatu. Padahal ada banyak hal dalam hidup ini agar kita bisa lebih berani dalam berbuat baik, berani mencintai, menangis, belajar, memaafkan.

Hidup ini singkat. Penyesalan di kemudian hari tentu percuma. Karena itu, Mungkin dari Mengutip sebuah situs inspirasi ini, 7 motivasi di bawah ini cocok untuk kita renungkan.



Pandanglah hidup bukan sekadar antara kelahiran dan kematian, tetapi hidup adalah antara sekarang dan esok hari. Dan, apa yang kita bawa dalam kematian nanti, apa warisan buat generasi berikut? Dengan demikian kita bisa melihat hidup secara utuh, melakukan yang terbaik dengan apa yang kita miliki untuk kebaikan dan perdamaian.



Inilah hidup Anda. Maka berjuanglah. Berjuang untuk apa yang benar, berjuang untuk apa yang Anda yakini, berjuang untuk apa yang penting bagi Anda, berjuang untuk orang yang dicintai. Sadarilah saat kita masih punya kesempatan.



Pengorbanan kita hari ini akan kita nikmati hasilnya di masa depan. Maka, ketika kita bekerja keras untuk meraih mimpi, memilih belajar giat, membangun sebuah usaha, atau tujuan lainnya, tanyalah ke dalam diri, "Apakah saya bersedia membeli waktu, menukar kesenangan untuk tujuan di masa depan yang lebih baik?"



Ketika kita menunda-nunda, maka kita akan menjadi budak dari hari kemarin. Kita mungkin kadang menggumam, "Nanti saya kerjakan." Dan ternyata kita sibuk dengan hal lain, sehingga saat waktunya sudah sangat sempit, kita mencurahkan lebih banyak energi. Seringkali hasilnya juga tidak optimal.



Tidak menyesali apa pun yang telah terjadi dalam hidup kita, karena memang sudah tidak dapat diubah, dibatalkan atau dilupakan. Ambil hikmahnya dan jadikan sebagai pelajaran. Setidaknya gagal itu lebih baik karena kita sudah berani melakukan, dibanding menyesal karena tidak berbuat.

Renungkan: Thomas Alfa Edison harus gagal ratusan kali sebelum akhirnya berhasil menciptakan lampu bohlam.



Kita harus memiliki hubungan yang baik dengan diri sendiri sebelum memulainya dengan orang lain. Kita harus merasa berharga dan dapat diterima oleh diri sendiri, sehingga kita memiliki rasa percaya diri saat berhubungan dengan orang lain.



Suatu peristiwa yang menyakitkan Anda alami sekarang ini, akan menjadi bagian dari masa lalu. Itu juga menjadi catatan sejarah, pembelajaran, pengalaman yang menjadikan Anda orang yang lebih dewasa, serta lebih bijak.

July 22, 2012

"Renungan" Cinta Dan perkawinan

bintancenter.blogspot.com - "Renungan" Cinta Dan perkawinan
Cinta Dan perkawinan
Cinta Dan perkawinanAlkisah, plato muda sedang berjalan-jalan dengan gurunya. Dalam perjalann tersebut plato bertanya pada gurunya.
“Guru, apa itu cinta?”
Sang guru berdiam sejenak dan memandang lekat kepada plato. “datanglah kamu ke kebun bunga, kemudian petiklah salah satu bunga yang paling cantik menurut kamu.”
“Akan tetapi ada satu syarat.”
“Apa itu guru?”

“kamu harus berjalan lurus tanpa boleh berbalik dan kembali.”

Plato pun ke kebun bunga dan mencari bunga yang menurutnya paling indah dan menarik di pandang mata. Namun apa yang terjadi. Plato tidak memetik bunga satupun, dan kembali kepada gurunya dengan tangan kosong.

“Mana bunga yang kamu petik?” tanya gurunya.

“Saya tidak memetik satu bungapun, karena saya menyangka bakalan ada yang lebih menarik lagi didepan. Ternyata tidak ada sehingga saya tidak memetik satupun dari bunga yang ada dikebun.”

“hmmm....., itulah cinta”.

“Apa makna dari itu semua guru?” tanya plato dengan rasa penasaran akan perkataan gurunya.

“kamu berjalan dikebun, itu perumpamaan dunia yang kamu tapaki”

“sekian banyak bunga merupakan perumpamaan banyaknya wanita yang sangat menarik dan indah, baik dari jumlah maupun kecantikan dan keunikan mareka.”

“jalan yang kamu tapaki selama berada dikebun, merupakan jalan kehidupan yang kamu lalui selama kamu hidup.”

“sedangkan syarat yang aku berikan, itu merupakan perputaran waktu, setiap detik yang kamu lalui tanpa kamu bisa mengembalikannya kemasa dimana kamu sangat menginginkannya.”

“Aku tahu kamu pasti mencari yang paling menarik diantara bunga-bunga itu sehingga kamu tidak membawa pulang sebatang bungapun. Sadarilah, semua dari bunga itu mempunyai kelebihan dan keunikan mareka masing-masing. Lihat saja keunikan dan keindahan antara bunga mawar dan melati.”
“Itulah cinta...”

Plato merasa menyesal dan merasa dia tidak akan memiliki cinta seperti yang digambarkan gurunya. Pada hari berikutnya, plato kembali bertanya kepada gurunya.
“guru, apa itu perkawinan?”

“kamu pergilah ke hutan dan potonglah sebatang pohon yang menurut kamu indah dan kokoh untuk di buat menjadi suatu bangunan.”
Platopun melaksanakan apa yang diperintahkan oleh gurunya. Namun kali ini dia pulang dengan membawa hasil. Sebatang pohon yang sangat besar, kekar dan kuat. Dengan susah payah plato membawa pulang Sebatang pohon yang sangat besar, kekar dan kuat untuk diperlihat kepada gurunya.

Gurunyapun berkata, “itulah perkawinan...”
“Apa makna dari itu semua?” plato kembali tidak mengerti dengan apa yang dikatakan gurunya.

“ketika kamu memutuskan untuk memotong pohon yang engkau anggap indah, kekar dan kokoh itu masa dimana kamu memutuskan untuk hidup dan menetap dengan orang yang kamu cintai. Orang yang wajahnya akan selalu menghiasi setiap detik kehidupanmu. Orang yang dengan pola dan tingkah laku yang sama yang akan selalu mendampingi kamu. Baik kamu dalam keadaan susah maupun dalam keadaan senang. Masa dimana kamu menguatkan diri untuk mengambil keputusan yang tidak kamu sesali kemudiannya. Tentu saja keputusan yang kamu ambil itu dengan melihat berbagai pertimbangan.”

“susahnya kamu membawa pulang pohon itu merupakan bentuk perumpamaan bahwa kamu akan mengalami banyak cobaan dalam menetapkan niatmu bahwa tidak salah pilihan yang kamu ambil. Kedepannya, akan banyak cobaan, halangan dan rintangan yang akan menguji kekokohan niat kamu.”

“kamu berhasil membawa pohon itu sampai kepada tujuannya merupakan perumpamaan bahwa kamu mampu menjalani semua tantangan kehidupan yang menerpa biduk pernikahan kamu, sampai kamu telah tiada.”

Plato mengangguk dengan perasaan puas karena kali ini dia telah berhasil melakukan apa yang dikatakan gurunya.

Bagaimana dengan kamu? Apa yang kamu pahami dengan dua kata ini, cinta dan perkawinan? Tentu saja kalian punya definisi masing-masing terhadap dua kata tersebut. 

Tapi yakinlah, NO BODY’S PERFECT. Semua orang punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kamu menerimanya atau tidak.

Pilihan Dalam Hidup

bintancenter.blogspot.com - Pilihan Dalam Hidup
Pilihan Dalam Hidup
Pilihan Dalam HidupKetika kita melihat kata pilihan, tentu yang terpikirkan didalam kepala kita adalah kita mempunyai sesuatu yang kita inginkan dan kita harus menentukan apa yang mejadi penting dalam bagi kita. Kita punya kesempatan untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Kita punya kesempatan untuk menentukan apa yang menjadi jalan dalam kehiduan kita, karena selalu ada pilihan dalam hidup kita. Sama ada kita untuk memulainya denga hal-hal yang baik atau lebih memilih untuk berjalan dijalan yang salah. Selalu ada pilihan dalam hidup ini.

Kita memilih untuk makan nasi ketimbang makan roti, sama adanya dengan orang lain atau ras lain yang lebih memilih makan roti keimbang nasi atau sejenisnya. Tujuannya tetap sama, yaitu untuk memperatahankan hidup secara garis besarnya. Jadi apa yang menyebabkan banyak orang memilih jalan yang salah ketimbang jalan yang benar, itu menjadi permasalhan yang lain lagi. Karena dalam memilih itu kita memerlukan pengetahuan akan sesuatu yang kita pilih dan juga keimanan.

Karena pengetahuan akan sangat menentukan terhadap apapun pilihan kita. Apa yang terbaik untuk kita dan .apa yang terburuk untuk kita akan kita pertimbangkan sesuai dengan pengetahuna kita. Dan jikalaupun kita tetap memilh jalan yang salah setelah kita pertimbangkan dengan ilmu pengetahuan, maka akan kita pertimbangkan lagi sesuai dengan keimanan kita. Karena harus seimbang antara lahiriah dengan batiniah. Maka dari itu kita tidak selalu harus menggunakan logika dalam memutuskan dan memilih sesuatu permasalahan.

Setiap waktu dan langkah kita jalankan, kita akan selalu menemukan jalan kanan dan kiri. Setiap kali kita berjalan untuk mencapai tujuan kita, kita akan selalu menemukan berbagai macam pintu dengan berbagai misteri yang akan kita temui. Apakah itu pintu yang baik atau pun pintu yang buruk. Seperti kata pepatah, banyak jalan menuju keroma. Tergantung kita memilih jalan yang mana. Apakah jalan yang dekat atau jalan yang mempunyai jarak tempuh yang sangat jauh.

Pernahkah anda membanyangkan akan menjadi seperti anda sekarang ini? Bagaimana seandainya dulu anda tidak memilih untukmenjadi seperti yang sekarang ini? Maka bias jadi anda akan menyesal ataupun anda akan berbangga dengan apa yang menjadi pilihan anda saat ini. Pernah anda merasakan apa yang menntun anda sehingga menjadi seperti sekarang ini? Diri anda ataupun orang lain yang mensuport anda untuk menjadi anda yang sekarang ini?

Hidup itu adalah pilihan, itu yang pasti dan itulah membuat kita untuk selalu berhati-hati dalam memilih. Kadang kita tidak hanya memilih antara satu atau dua pilihan. Akan tetapi kadangkala, kita harus memilh antara ribuan pilihan yang kadang kala tidak menjadi yang terbaik setelah kita pilih. Kita harus memilih antara ribuan pilihan yang belum tentu bias kita jadikan pilihan yang kita banggakan. Selalu ada penyesalan dan kehilafan setiap kali kita memilih apa yang menjadi tujuan kita.
Pernahkah anda membayangkan ketika anda berada pada sebuah simpang jalan dan anda tidak tau harus memilih kemana. Itu baru dua pilihan, banyangkan jika banyak pilihan dan anda tidak tau harus memilih jalan yang mana untuk mencapai tujuan anda. Maka kita akan berpikir akan lebih mudah jika kita mempunyai atau mendapati petunjuk dari setiap jalan yang kita dapati, maka akan lebih mudah dan akan dengan cepat kita mencapai tujuan.

Begitupun dengan orang lain yang telah menjadi apa yang menajdi pilihan mareka. Tidak mudah dalam memilih seandainya kita tahu. Karena setiap pilhan itu selalu terdapat tantangan dan ujian yang harus kita lalui. Kita harus sadar bahwa setiap tujuan yang ingin kita capai tidak;ah mudah. Perlu adanya proses untuk mencapai apa yang menjadi pilihan kita. Untuk menjdai sesuatu itu kita harus melewati sesuatu, dan itulah yang harus kita lakukan.

Sama halnya ketika membuka pintu rumah, maka ktia akan melihat bebrbagai macam pintu lainnya yang meungkin saja isinya bebrbeda dengan yang terdapat didalam rumah kita. Akan terlihat banyak pintu yang terlihat dan pintu yang tidak terlihat. Pintu-pintu yang akan membawa kita kepada tujuan kita. Setiap pintu mempunyai fungsinya masing-masing, untuk mengetahuinya kita perlu ilmu, untuk mendapatkan ilmu maka kita harus belajar dan test atau praktek dan latihan untuk lebih sempurna.
Ketika kita membuka pintu rumah, kita akan melihat banyak hal dari segi yang berbeda dan juga sebaliknya.

June 27, 2012

"Renungan" Al-Kisah Ali dan Pohon Apel

bintancenter.blogspot.com - "Renungan" Al-Kisah Ali dan Pohon Apel
"Renungan" Al-Kisah Ali dan Pohon Apel
"Renungan" Al-Kisah Ali dan Pohon ApelDi suatu kota kecil hidup seorang bocah, Ali namanya tak jauh dari rumahnya berdiri kokoh pohon apel, setiap hari sepulang sekolah Ali selalu bermain di bawah pohon apel itu, berlari-larian, berayun di atas rantingnya, memetik buahnya, bahkan tak jarang ia terlelap di bawah teduh dan sejuknya pohon apel itu, tiap hari tanpa terkecuali ia selalu menghabiskan siangnya bersama pohon apel.
Suatu ketika Ali kecil tidak tampak lagi bermain di sekitar pohon apel. Pohon apel pun bertanya-tanya, “kemanakah Ali??kenapa dia tidak menemuiku hari ini??

Beberapa hari kemudian Ali datang, dengan wajah riang sang pohon apel menyambut “ke mana saja wahai kawanku Ali??apakah kau sudah bosan bermain denganku??”

“tidak wahai pohon apel kawanku, hanya saja aku melihat di pasar lokal ada penjual mainan rumah-rumahan kayu, aku ingin memilikinya, namun aku tidak punya uang untuk membelinya”ujar Ali tertunduk

Pohon apel tak tega melihat sahabatnya Ali,”kau boleh ambil semua buah apel dari pohonku, kau bisa menjualnya di pasar, sedangkan uangnya dapat kau belikan mainan tersebut”ujar pohon apel sambil tersenyum

“benarkah itu”Tanya Ali. “ya, ambillah semua buahku, aku tidak ingin melihatmu bersedih kawan”tegas pohon apel

Ali yang kegirangan kemudian mulai memetik satu persatu buah apel hingga tak tersisa satupun. “terimakasih kawan,sepulang dari pasar aku akan mengunjungimu lagi”janji Ali riang, pohon apelpun ikut tersenyum melihat Ali beranjak pergi.

Hari berganti minggu, bulan berganti tahun, pohon apel tetap setia menunggu kedatangan Ali kecil yang tak kunjung datang menemuinya. Suatu saat Alipun datang, Ali kecil telah berubah menjadi remaja yang beranjak dewasa. Pohon apel sangat senang melihat Ali “wahai kawanku Ali, lama sekali kita tidak bertemu, apakah kau sudah bosan bermain denganku??”Tanya pohon apel

“maaf kawanku pohon apel, aku sekarang sudah bukan anak kecil lagi, aku sudah beranjak dewasa,aku tidak bisa menghabiskan waktuku bermain-main denganmu, aku harus mulai mencari nafkah untuk diriku sendiri”ucap Ali.

Pohon apel menyahut “lalu kenapa wajahmu bersedih kawan??apakah ada sesuatu yang mengganggumu??bisakah aku membantumu??”

Ali kemudian bercerita “aku sekarang bekerja sebagai buruh pembersih kandang kuda,di satu sisi aku perlu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan makan, di sisi lain aku harus menyisakannya untuk keperluanku akan membangun rumah, sedangkan di kota ini harga kayu sangatlah mahal, aku tidak sanggup membelinya”

“Aku akan membantumu Ali, potonglah semua dahan dan rantingku, pergunakan semua untuk keperluanmu membangun rumahmu”

“tidak, itu akan melukaimu, apa jadinya kau tanpa dahan dan rantingmu??”kilah Ali. “Tak apa kawan, aku masih bisa bertahan, aku akan ikut senang jika melihatmu senang”jawab pohon apel

Kemudian dengan perasaan sedih kemudian Ali mulai memotong satu persatu dahan dan ranting pohon apel. Pohon apel hanya bisa merasakan sakit yang luar biasa di setiap dahan dan ranting yang jatuh dari tubuhnya, namun sedikitpun pohon apel tak memperlihatkan raut wajah kesakitan, dia berusaha terus tersenyum di depan Ali.

Setelah mengumpulkan semua dahan dan ranting yang sudah di potong Alipun beranjak pergi untuk mulai membangun rumahnya jauh dari tempat pohon apel berdiri.

Waktu terus berlalu, tahun berganti tahun, pohon apel yang mulai menua dan kesepian tak pernah lagi melihat Ali sahabatnya. Tanpa di duga-duga Alipun muncul. Bukan main senangnya pohon apel melihat kedatangan Ali. “wahai Ali kawanku, betapa senang aku melihatmu setelah sekian lama, apakah kau lupa padaku??mari kita bermain bersama seperti dulu”ujar pohon apel bahagia.

Ali kemudian bercerita“maaf kawanku pohon apel,aku tidak bisa, aku sedang dilanda kesusahan, sekarang aku sudah berkeluarga, aku harus menghidupi anak dan istriku yang sekarang tinggal di luar kota, sedangkan untuk menuju ke sana aku harus melewati sungai yang demikian panjang, aku tidak bisa menemui mereka setiap hari, biaya menyeberang sangatlah mahal, upahku sebagai buruh tidak cukup untuk biaya pulang menemui keluargaku setiap hari”
Pohon apel lantas tersenyum “batang pohonku yang besar ini, kau bisa memotongnya untuk kau jadikan perahu, dengan begitu kau akan dapat menemui anak dan istrimu setiap hari”

“tidak, hanya tinggal batang pohonmu saja yang tersisa setelah berapa tahun yang lalu aku memotong dahan dan rantingmu untuk ku buat rumah, aku akan sangat berdosa jika sampai memotong batangmu”Ali menolak tawaran pohon apel

“tak apa kawan, aku akan melakukan apapun asal kau bahagia, satu-satunya kawanku hanyalah kau, apa jadinya jika kawanku dilanda kesusahan dan aku tidak dapat membantunya??”tegas pohon apel

Dengan desakan pohon apel akhirnya dengan berlinang air mata Ali mulai menggergaji batang pohon apel. Batangnya pun roboh, pohon apel yang tinggal akarpun berujar “segeralah kau buat perahu Ali, keluargamu sudah menunggu di rumah”. Ali yang tak bisa berkata-kata kemudian meninggalkan pohon apel yang hanya tinggal akar

Waktupun berlalu semakin cepat, pohon apel yang semakin menua masih setia menunggu Ali yang tak kunjung datang. Bertahun-tahun kemudian, di penantiannya yang panjang dari kejauhan tampak seorang pria tua, rambut dan jenggot panjangnya sudah memutih. Bukan main senangnya pohon apel setelah menyadari pria tua itu adalah Ali

“Wahai Ali, itukah dirimu kawan??”Tanya pohon apel lirih

“benar kawan, ini aku Ali kawanmu, maaf aku tidak pernah mengunjungimu lagi”ucap Ali dengan banyak kerutan di wajahnya, memperlihatkan Ali sudah tidak muda lagi.

“tak apa kawan, maaf aku juga sudah tidak bisa memberimu apa-apa lagi, sudah kuberikan semua buah apel, dahan dan rantingku, serta batang pohonku, hanya tersisa akar tua di tubuhku sekarang, apa yang bisa kuberikan lagi padamu kawan??katakanlah, jika bisa akarku ini bisa membantumu maka cabutlah dari dalam tanah, apapun asal aku bisa membantumu lagi”

”tidak kawan, aku sudah lelah menjalani hidup, istriku sudah meninggal 2 tahun yang lalu, anak-anakku kini sudah berkeluarga masing-masing, aku hanya ingin menghabiskan sisa-sisa hidupku ini bersamamu kawan, mengenang kisah-kisah indah kita dulu” ujar Ali tersenyum

“kalau begitu mari kawan, kita habiskan saat-saat terakhir kita bersama, berbaringlah di sampingku Ali, kita bersama-sama menikmati indahnya langit”pohon apel pun tersenyum

Akhirnya saat itupun tiba, Ali tua menghembuskan nafas terakhir seiring matinya pohon apel, mereka bersama-sama bergandeng tangan menuju surga.




Bayangkan Ali itu kita, dan pohon apel itu ortu kita..

Ortu kita akan ngasi semuax buat kita, harta benda, kasih sayang, semua di curahin buat kita, tapi coba kita flashback ke blakang, apa yg uda kita kasi sama ortu kita gan?? Mungkin sebagian sudah berbuat lebih, tp siapa diantara agan yang mungkin seperti Ali (mungkin termasuk ts jg) yang telah dimanjain dr orok sampe bangkotan tp blom bisa ngasi apa-apa ato blom bisa banggain ortu kita. Ato mungkin buat renungan agan-agan yang hidup di perantauan (kaya ts jg..hehe). Betapa sangat berharga detik-detik kebersamaan kita bersama ortu kita yang kadang kita gak sadar betapa kita banyak menyia-nyiakan waktu nto.

Pasti gan, di mana-mana ortu pengen liat anak-anakx suskses, jd orang yg bguna, banggain keluarga, tp dalam hati mereka, kelak saat mereka sudah dekat dengan yang namanya ajal, pasti mereka pengen, ada anak-anaknya yg nemenin di sisi mereka.

Moga sedikit crita dr ts bisa jd renungan buat agan-agan sekalian, bahwa orang yang paling berjasa dalam hidup kita gak laen dan gak bukan adalah ortu kita..


June 13, 2012

Indonesia Galau


bintancenter.blogspot.com - Indonesia Galau
Indonesia Galau
Indonesia Galau - Saya tak pernah tau sebenarnya apa yang bisa membuat negeri Indonesia ini bisa selalu tertawa, berbagai macam persoalan selalu ada setiap harinya. Di tv persoalan-persoalan yang selalu di sorot hanyalah tingkah laku para orang-orang berduit. Kok bisa indonesia bisa galau, nah apa yang membuat Indonesia bisa menjadi galau. Disaat banyak anggota dewan yang serius memperhatikan rakyat kecil masih saja ada yang tidur dan malah sambil nonton video porno ( emang tu lg warnet ).

Hal seperti inilah yang menjadikan niat-niat untuk mensejahterakan rakyat kecil menjadi mimpi semata dan hanya keluar lewat mulut saja ( mungkin karena kebanyakan mimpi dan mengingau di ruang dewan. ) belum lagi para pemain korupsi yang bukan hanya berjuta-juta tp berlapis-lapis kaya lapis legit tp yang ini lebih pahit. Indonesia sebenarnya bisa bahagia asalkan ada keterbukaan hati setiap orang dalam menjaga dan melestarikan harkat dan martabat bangsa.

Ya jangan sampailah gara-gara ketidak pedulian pemerintah indonesia kehilangan badannya seperti pulau Timor-timor yang sudah hilang dan sekarang mulai ada perlawanan dari para rakyat terutama dari daerah-daerah yang kurang di pedulikan oleh pemerintah contohnya seperti papua, kalimantan, dsb.

Contoh diatas masih dari kalangan orang berdasi bagaimana dengan potret orang-orang dari kalangan bawah yang terkena imbasnya? Di bawah ini ada beberapa potret nasib para orang-orang yang kurang ada perhatian dari pemerintah.

Sekarang dimana letak kemerdekaan bangsa ini yang sudah 67 Tahun diserukan oleh Bung Karno? Apakah ini tanda kegagalan pemimpin negara ini atau memang belum saatnya indonesia merdeka? Supaya indonesia tidak menjadi galau bahkan patah hati hanya keterbukaan hati kitalah yang dapat menyembuhkannya.

Negara indonesia galau bukan berarti bisa bunuh diri seperti kebanyakan orang tapi jika sampai indonesia patah hati maka kekuatan masyarakat sendiri yang akan memporak-porandakannya.

Jadi semua bisa baik berawal dari hal-hal kecil yang bisa kita lakukan untuk menyelamatkan bangsa indonesia ini. Tetaplah cintai negara ini dan cintailah juga orang yang mecintai negara INDONESIA.

GO

June 9, 2012

Arti Sebuah Kesempurnaan

bintancenter.blogspot.com
Arti Sebuah Kesempurnaan - Seorang lelaki yang sangat tampan dan sempurna merasa bahwa Tuhan pasti menciptakan seorang perempuan yg sangat cantik dan sempurna pula untuk jodohnya. Karena itu ia pergi berkeliling untuk mencari jodohnya. Kemudian sampailah ia disebuah desa. Ia bertemu dengan seorang petani yg memiliki 3 anak perempuan dan semuanya sangat cantik. Lelaki tersebut menemui bapak petani dan mengatakan bahwa ia ingin mengawini salah satu anaknya tapi bingung; mana yang paling sempurna.

Sang Petani menganjurkan untuk mengencani mereka satu persatu dan si Lelaki setuju. Hari pertama ia pergi berduaan dengan anak pertama. Ketika pulang,ia berkata kepada bapak Petani,”Anak pertama bapak memiliki satu cacat kecil, yaitu jempol kaki kirinya lebih kecil dari jempol kanan.”

Hari berikutnya ia pergi dengan anak yang kedua dan ketika pulang dia berkata,”Anak kedua bapak juga punya cacat yang sebenarnya sangat kecil yaitu agak juling.”

Akhirnya pergilah ia dengan anak yang ketiga. Begitu pulang ia dengan gembira mendatangi Petani dan berkata,”inilah yang saya cari-cari. Ia benar-benar sempurna.”

Lalu menikahlah si Lelaki dgn anak ketiga Petani tersebut. Sembilan bulan kemudian si Istri melahirkan. dengan penuh kebahagian, si Lelaki menyaksikan kelahiran anak pertamanya. Ketika si anak lahir, Ia begitu kaget dan kecewa karena anaknya sangatlah jelek. Ia menemui bapak Petani dan bertanya “Kenapa bisa terjadi seperti ini Pak. Anak bapak cantik dan saya Tampan, Kenapa anak saya bisa sejelek itu..?”"

Petani menjawab,” Ia mempunyai satu cacat kecil yang tidak kelihatan . Waktu itu Ia sudah hamil duluan…..”

Kadangkala saat kita mencari kesempurnaan, yang kita dapat kemudian kekecewaan. Tetapi kala kita siap dengan kekurangan, maka segala sesuatunya akan terasa istimewa.

GO

May 23, 2012

Mengapa Tuhan Memberi Kita Masalah? "Renungan"

bintancenter.blogspot.com



Mengapa Tuhan Memberi Kita Masalah - Dalam Kehidupan Pasti kita sering mendapatkan permasalahan, dan jujur terkadang saya pribadi sering pula mendapat permasalahan yang datang silih berganti. Permasalahan yang timbul bisa permasalahan yang berat atau permasalahan yang ringan. entah dalam permasalahan pekerjaan, bisnis, percintaan, keluarga,agama, masalah individu atau masalah lainya. Pernah suatu waktu bertanya dalam hati "katanya tuhan sayang sama saya, lalu kenapa selalu saja hidup ini berlangsung dari permasalahan satu ke permasalahan lainnya" dan saya berkesimpulan sebagai berikut.

Permasalaan yang kita hadapi bisa membuat kita jatuh atau bertumbuh, tergantung dari bagaimana cara kita menanggapinya. Sangat disayangkan banyak orang gagal untuk melihat bagaimana Tuhan menggunakan masalah untuk kebaikan mereka. Mereka lebih memilih untuk bertindak bodoh dan membenci masalah-masalah mereka daripada menghadapi dan merenungkan kebaikan apa yang bisa mereka dapat dari masalah-masalah tersebut.

Dari beberapa perenungan saya Ada lima alasan yang menurut saya mengapa Tuhan dalam memberikan masalah dalam kehidupan kita :

1. Tuhan menggunakan masalah untuk MENGARAHKAN kita. 

Kadang-kadang Tuhan harus menyalakan api di bawah kita untuk membuat kita tetap bergerak. Sering kali masalah yang kita hadapi akan mengarahkan kita ke arah yang baru dan memberikan kita motivasi untuk berubah. Ada kalanya masalah menjadi cara yang Tuhan pakai untuk menarik perhatian kita.

2. Tuhan menggunakan masalah untuk MENGUJI kita.

Manusia bagaikan teh celup... jika anda ingin tahu apa yang ada di dalamnya, celupkan saja ke dalam air panas! Tuhan kadang ingin menguji kesetiaan kita melalui masalah-masalah yang kita hadapi.

3. Tuhan menggunakan masalah untuk MENGOREKSI kita. 

Ada pelajaran-pelajaran yang hanya dapat kita pelajari melalui penderitaan dan kegagalan. Mungkin waktu kita masih kecil orang tua kita mengajar kita untuk tidak boleh menyentuh kompor yang panas. Tetapi mungkin kita baru benar-benar belajar justru setelah tangan kita terbakar. Kadang-kadang kita baru bisa menghargai sesuatu... kesehatan, teman, hubungan..., saat kita sudah kehilangan.

4. Tuhan menggunakan masalah untuk MELINDUNGI kita. 

Suatu masalah bisa menjadi berkat jika masalah tersebut menghindarkan kita dari bahaya. Tahun lalu ada seorang sahabat yang diberhentikan dari pekerjaannya karena ia menolak untuk melakukan sesuatu yang tidak etis bagi bossnya. Ia menjadi mengganggur, tetapi justru dari masalah itulah ia terhindar dari ditangkap dan dimasukan ke dalam penjara, karena setahun kemudian tindakan boss itu terbongkar.


5. Tuhan menggunakan masalah untuk MENYEMPURNAKAN kita. 

Jika kita menanggapi masalah dengan cara dan pandangan yang benar, masalah tersebut bisa membentuk kita. Tuhan lebih memperhatikan karakter kita daripada kenyamanan kita. Hanya hubungan kita dengan Tuhan yang akan kita bawa sampai kekal. " ... Kita malah bermegah dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan. Dan pengharapan tidak mengecewakan.

Apa yang ada di tangan kita ? Dalam beberapa hal, hidup kita berada di tangan kita. Kita dapat memilih untuk menghamburkan setiap jam, hari, minggu, bulan, dan tahun demi kepentingan kita sendiri Kita akan heran saat menyaksikan betapa banyaknya hal yang Tuhan sempurnakan dalam diri kita dan melalui kita. Jadi sabar dan jalanilah setiap permasalahan yang kita hadapi. dan permasalahan yang timbul adalah suatu rahmat untuk kita. dan menjadi sebuah tantangan kita untuk hidup yang lebih baik.

GO

April 28, 2012

Arti Dari Rp 100.000

Arti Dari Rp 100.000 - Baca cerita ini (ga nyata) cm sbg ilustrasi

bintancenter.blogspot.com
Pada suatu seminar, banyak orang yang dtng mngkt seminar itu... mereka datang untuk mendapatkan sesuatu lah (bs motivasi bs informasi). ada seorang pembicara, pembicara itu memulai membuka seminarnya. pas dia sedang ngomong tiba" dy masukin tagan kananny ke saku dompet. si pembicara ini mengambil uang Rp 100.000.para orang-orang yg dateng ke seminar itupun bingung. akhirnya si pembicara mengangkat tinggi-tinggi uang itu dan bertanya "siapa yang mau uang ini?"... hampir semua peserta mengangkat tangannya... lalu si pembicara itu menaruh uang Rp 100.000 itu ke lantai lalu di injak" lah uang itu... lalu ia bertanya lagi ke peserta "apakah kalian masih menginginkan uang ini walau sudah kotor?"... hampir semua peserta mengangkat tanganny lagi.... lalu si pembicara itu meremas-remas uang itu hingga sangat lecek dan di injak-injak lagi oleh dia dan di buangny ke tempat sampah... ia pun bertanya untuk ketiga kalinya "adakah yang masih menginginkan uang itu?".... mereka pun tetap menginginkan uang itu.... Spoiler for kesimpulan:

uang di cerita di atas dianggap sebagai harga diri... walaupun harga diri kita diinjak-injak dan di leceh kan, nilai dari harga diri kita tetap sama, jadi kita tidak boleh merasa rendah diri karena banyak orang yang membutuhkan kita

Mengapa pake 100.000 :
karena nilai rp 100.000 merupakan paling tinggi di indonesia.. klo pke rp 50.000 artinya masih ada yang lebih tinggi.

GO

April 24, 2012

Air Mataku Jatuh Melihat Tulisan ini...

bintancenter.blogspot.com
Buffering saja , hanya sedikit.

semoga yg masih suka menentang sama orangtua sadar melihat ini , termasuk ane , meski ke2 orang tua ane sudah nggak ada , tapi ane tetep saya kalian .



GO

Bacalah Tulisan Ini 60 Detik Saja Mungkin Bisa Mengubah Hidupmu 10 TAHUN Kedepan

bintancenter.blogspot.com
Bacalah Tulisan Ini 60 Detik Saja - Catatan seorang penulis ini bisa menjadi pelajaran yang berharga: 

"Ketika aku muda, aku ingin mengubah seluruh dunia. Lalu aku sadari, betapa sulit mengubah seluruh dunia ini, lalu aku putuskan untuk mengubah negaraku saja. Ketika aku sadari bahwa aku tidak bisa mengubah negaraku, aku mulai berusaha mengubah kotaku. Ketika aku semakin tua, aku sadari tidak mudah mengubah kotaku. Maka aku mulai mengubah keluargaku. Kini aku semakin renta, aku pun tak bisa mengubah keluargaku. Aku sadari bahwa satu-satunya yang bisa aku ubah adalah diriku sendiri. 

Tiba-tiba aku tersadarkan bahwa bila saja aku bisa mengubah diriku sejak dahulu, aku pasti bisa mengubah keluargaku dan kotaku. Pada akhirnya aku akan mengubah negaraku dan aku pun bisa mengubah seluruh dunia ini." 

Tidak ada yang bisa kita ubah sebelum kita mengubah diri sendiri. Tak bisa kita mengubah diri sendiri sebelum mengenal diri sendiri. Takkan kenal pada diri sendiri sebelum mampu menerima diri ini apa adanya

GO

April 18, 2012

Kurang ini, Kurang itu, Masalahnya Apa Sekarang ??

Kurang ini, Kurang itu, Masalahnya Apa - Luar biasa banyak orang yang saat dihadapkan dengan kesempatan, mereka menyatakan bahwa mereka memiliki kekurangan, apakah itu kurang waktu, kurang tenaga, kurang modal, kurang ilmu dan kurang-kurang lainnya. Alasan tersebut terus menghalangi mereka untuk mencapai apa yang mereka impikan.

bintancenter.blogspot.com

Beberapa orang mungkin bermimpi untuk menjadi seorang yang kaya raya dengan materi, namun saat dihadapkan dengan kesempatan justru ia ciut dengan berbagai alasan. Hal ini disebabkan oleh banyak hal namun salah satu penyebab utamanya adalah ketakutan atau kecemasan akan apa yang akan terjadi di masa depan. Seperti layaknya orang yang sakit gigi. kebanyakan mereka sudah takut ke dokter gigi sebelum sampai ke dokter gigi. saking kuatnya ketakutan itu bahkan dalam beberapa kasus mampu menciptakan anestesi yang luar biasa sehingga gigi tersebut tidak sakit lagi.

Segala hal yang berasal dari pikiran yang menghalangi kita untuk dapat melakukan sesuatu kita sebut sebagai mental block. Mental Block dapat muncul dengan berbagai bentuk, rasa malas, alasan, rasa tertekan, dan lainnya. Sebenarnya pada dasarnya mental block tidak jahat, atau tidak bisa disebut oleh beberapa orang penyakit. Mental BLock berfungsi untuk melindungi kita, ia melindungi kita dari kegagalan yang mungkin akan terjadi di masa depan dan membuat kita tetap berada di zona nyaman kita sekarang. Sayangnya sekaligus melindungi kita mental block juga menghalangi kita dari menjadi lebih maju.

Inilah 7 penyebab Mental Blocks yang dapat menghalangi kreativitas kita menurut Brian Clarks yaitu:

1. Ingin mencari jawaban yang "benar"


Saat kita sekolah kita selalu dihadapkan dengan soal dimana jawaban yang benar hanyalah satu, namun sayangnya di kehidupan nyata setiap soal dapat memiliki banyak sekali jawaban yang benar. Saat kita mencoba untuk mencari jawaban yang benar kita akan menyadari banyaknya jawaban yang hadir dalam pikiran, dan semuanya benar. Terjebak dalam mencari jawaban yang benar dapat membuat orang tidak mau bertindak.

2. Berpikir Logis

Berpikir logis kadang mampu menahan seseorang untuk menjadi kreatif, contohnya saat kita memikirkan rencana pemasaran, kita berpikir menurut data yang disediakan sehingga tidak berani berpikir out of the box alhasil, kita terpaku pada hal yang biasa dan tidak kreatif, untuk dapat mengatasi hal ini, kita dapat mengganti cara berpikir kita menjadi cara berpikir secara metafor.

3. Aturan

Saat TDW dalam seminarnya menanyakan "mana yang anda pilih 100.000 atau 10 juta??" semua peserta pun langsung berkata "10 juta!!" dengan teriakan semangat. lalu TDW mengatakan "kalau saya sih, saya ambil dua duanya, kata siapa cuma boleh ambil satu doang?"

kita sering terjebak dalam aturan dan tradisi, hal ini mengurangi kreativitas. Salah satu orang yang dikenal nakal adalah Richard Branson pemilik Virgin. Dalam marketing dikatakan Brand seharusnya memiliki karakteristik sendiri sesuai dengan produknya. Sayangnya Richard tidak peduli, semua usaha dia dinamakan VIRGIN. dari produk Coke sampai Pesawat.

4. ke-Praktikal-an

Saat kita memikirkan sebuah ide seringkali kita berpikir apakah ide tersebut dapat diaplikasikan di dunia nyata nanti? apakah ide tersebut dapat dilakukan? hal tersebut membuat kreativitas kita terganggu karena kita jadi takut untuk berpikir luas dan bebas. Lupakan mengenai praktikabilitas saat kita melakukan brainstorming. Howard Schultz dalam buku marketing yang ditulisnya menyatakan bahwa saat marketer melakukan brainstorm jangan halangi ide gila keluar, biarkan mereka keluar karena mereka mampu menjadi stimuli untuk menghadirkan ide yang lebih hebat.

5. Takut Bermain

Kebanyakan orang saat berpikir mereka mengurung diri didalam kamar atau sebuah ruangan, lalu diam untuk jangka waktu tertentu dan hasilnya sering tidak memuaskan. Kebanyakan dari orang takut untuk bermain, mereka merasa bermain bukanlah bekerja. Howard Schultz dalam menjelaskan cara melakukan brainstorming mengatakan bahwa sebaiknya brainstorming dilakukan ditempat yang menyenangkan, seperti dibelakang sebuah tempat bermain, atau tempat karaoke, selain itu sediakan manisan seperti permen dan lainnya. Hal ini berfungsi merangsang otak untuk berpikir lebih kreatif. perusahaan seperti google memiliki kantor yang luar biasa menarik, mereka memiliki ruang karaoke di kantor mereka.

6. Itukan bukan urusan ku

Itu yang sering kita dengar sebagai alasan orang untuk tidak bertindak, hal ini juga dapat membuat orang menjadi tidak kreatif. Kebiasaan untuk melemparkan tanggung jawab kepada orang lain, merupakan salah satu kebiasaan manusia yang sangat destruktif. Tentunya benar jika mengatakan bahwa kita harus menjadi spesialis disuatu bidang, namun bukan berarti kita tidak tahu hal-hal diluar bidang kita. jadilah seorang yang senang bereksplorasi.

7. Saya belum siap!

Lagi-lagi alasan yang sering terdengar ditelinga kita, kurang modal, kurang ilmu, kurang skill, kurang persiapan, kurang rapi, kurang ganteng, kurang cantik, kurang apapun itu yang jika kita lanjutkan bisa bertahun-tahun gak habis-habis. Terdapat suatu cerita dimana seseorang bertanya kepada temannya, "hei, kenapa kau tidak rapikan tas mu itu!" anak itu pun dengan ringannya menjawab "karena cuacanya lagi mendung."

alasan selalu muncul meskipun itu benar atau tidak. kenali apa yang benar-benar penghalang apa yang bukan. jika kita bertemu penghalang, dengan cepat take action, cari cara melewati penghalang tersebut. jika kurang modal, kita dapat mencari cara mendapatkan modal, apakah mau dengan cara meminjam uang orang, atau mencari orang yang mau mendanai usaha kita. jika kita kurang skill cari pelatihan yang sesuai, berlatih disana, lalu jadilah ahli.

Sekali lagi Mental Block berfungsi untuk membuat kita tetap di zona nyaman kita, ia membuat kita untuk selalu tinggal di pattern yang telah kita miliki. untuk itu carilah pattern lain yang anda inginkan setelah itu take action. Untuk membuat sebuah pattern lama hilang anda harus membuat pattern baru untuk menggantikan pattern lama tersebut untuk karena itu anda perlu berlatih demi mencapainya. tentunya jika anda tidak dapat melakukannya sendiri mintalah bantuan pada orang terdekat yang ingin membantu anda, saudara, istri/suami, pacar dan lainnya. Jika anda sudah mentok anda dapat mendatangi profesional dalam bidang pikiran untuk membantu anda.

Sumber

April 16, 2012

"Bertemu itu KESEMPATAN, mencintai itu PILIHAN"

http://bintancenter.blogspot.com
"Bertemu itu KESEMPATAN, mencintai itu PILIHAN"

Ketika bertemu seseorang yang membuat kita tertarik, Itu bukan pilihan, itu KESEMPATAN..

Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, bahkan dengan segala kekurangannya..Itu bukan kesempatan, itu adalah PILIHAN..

Ketika kita memilih bersama seseorang walau apapun yang terjadi, justru di saat kita menyadari bahwa masih banyak orang lain yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasangan kita, dan tetap memilih untuk mencintainya..Itu bukan kesempatan, itu adalah PILIHAN...

Perasaan cinta, simpatik, tertarik, datang sebagai KESEMPATAN dalam hidup kita..
Tetapi cinta yang dewasa, mencintai dengan komitmen di hadapan Tuhan dan manusia adalah PILIHAN...

Mungkin KESEMPATAN mempertemukan pasangan jiwa kita dengan kita..
Tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita, adalah PILIHAN yang harus kita pertanggung jawabkan di hadapan TUHAN dan manusia.

Kita berada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang Sempurna untuk dicintai...
Tetapi untuk BELAJAR mencintai orang yang Belum Sempurna..
Dengan cara2 yang Sempurna...

BELAJAR-lah mencintai dan menyayangi pasangan kita yang Belum SEMPURNA dengan cara yang SEMPURNA..
Karena pasangan kita adalah belahan jiwa kita.. Agar jiwa kita pun menjadi SEMPURNA di hadapan TUHAN...

Takdir yang mempertemukan. Rancangan yang indah telah disiapkan oleh-NYA.. 

Sumber

April 11, 2012

Renungan : Gula dan Tebu “Habis manis, sepah dibuang,”


Habis manis, sepah dibuang,” betapa pandainya para sepuh kita membuat perumpamaan. Orang-orang yang dinilai sudah tidak berguna lagi disisihkan begitu saja. Kadang kita marah, kalau diperlakukan seperti sepah. Padahal, kita juga akan membuang sepah itu jika sudah tidak ada lagi rasa manisnya. Ini soal siapa pelaku dan siapa korbannya saja. Kita tidak suka jadi korban, itu saja. Bukankah kita juga tidak ingin menyimpan sepah dirumah? Wajar jika sepah itu dibuang. Yang tidak wajar adalah yang belum menjadi sepah sudah dibuang. Juga tidak wajar jika kita sudah menjadi sepah, tetapi menuntut orang lain untuk terus menerus menikmati rasa manis yang sudah tidak kita miliki lagi. Ngomong-ngomong, ‘sepah’ itu apa sih?

http://bintancenter.blogspot.com/2012/04/renungan-gula-dan-tebu-habis-manis.html

Meski bukan daerah penghasil gula, namun di rumah masa kecil saya terdapat rumpun-rumpun pohon tebu. Kami menggunakan parang untuk memotong batangnya, lalu mengupas kulitnya. Kemudian memotong batang tebu itu menjadi seukuran jari-jari telunjuk. Setelah itu? Kami mengungahnya. Rasa manis memenuhi mulut kami. Lalu tiba saatnya dimana kunyahan itu hanya menyisakan rasa tawar saja. Di mulut kami sekarang hanya tertinggal ampas. Kami meludahkan ampas itu ke tanah. Benda tak berdaya diatas tanah itulah yang kita sebut sebagai sepah. Habis manis, sepah dibuang. Memangnya harus diapakan lagi sepah itu jika tidak dibuang? Kita sering menggambarkan hidup yang sudah tidak berguna sebagai sepah. Kita sadar jika sudah tidak berguna, tetapi masih ngotot untuk tidak dibuang. Itu mengindikasikan bahwa ini adalah saatnya untuk mengubah paradigma tentang hidup. Bagi Anda yang tertarik menemani saya belajar memperbaiki paradigma hidup itu; saya ajak untuk memulainya dengan memahami 5 sudut pandang Natural Intelligence berikut ini:

1. Jadilah pemanis kehidupan.

Disekitar kita begitu banyak orang yang suka minum kopi. Tetapi, saya hampir tidak pernah mengenal orang yang minum kopi tanpa gula. Bahkan sekalipun kita menyebutnya ‘kopi pahit’, ternyata ya menggunakan gula juga. Mengapa gula selalu ada dalam setiap cangkir kopi yang disajikan? Karena gula membuat rasa pahit pada kopi terasa menjadi manis. Anda yang mengetahui rasa asli kopi tentu tahu jika sebenarnya kopi itu mirip arang. Karbon yang tersisa dari benda hangus. Makanya rasanya tidak benar-benar enak. Tetapi, ketika kedalam seduhan kopi pahit itu kita bubuhkan gula; tiba-tiba saja kita menikmatinya. Bahkan menjadikannya sebagai minuman favorit. Bayangkan jika kita bisa membuat rasa pahit kehidupan menjadi terasa manis. Tentunya kita tidak akan lagi harus disiksa oleh rasa pahit itu. Bahkan boleh jadi, kita menjadi penikmat rasa pahit itu. Kita bisa menari dalam deraan tantangan dan rintangan. Kita masih bisa tersenyum ditengah terpaan angin cobaan. Dan kita masih bisa bersyukur meski tengah berada dalam pahit getirnya cobaan hidup. Semoga kita bisa menjadi pribadi yang mampu memaniskan kehidupan.

2. Jadilah pribadi yang manis, maka pasti selalu dikerubuti.



Ditempat tidur saya tiba-tiba saja banyak sekali semut. Setelah diperiksa, ternyata ada sisa-sisa gula dari kue kering yang kami makan bersama anak-anak. Ternyata benar; ada gula, ada semut. Para semut tidak lagi memperdulikan lokasi dan situasi. Dimana ada gula, kesitulah mereka berbondong beriringan. Ini tidak hanya benar bagi para semut. Coba saja perhatikan orang-orang yang bisa memberi manfaat bagi lingkungannya. Para dermawan, selalu dikerubungi oleh para pengikut setianya. Para alim ulama dan orang-orang berilmu, selalu menjadi rujukan para pencari pencerahan. Siapapun yang bisa memberi manfaat kepada orang lain, bisa dipastikan selalu dibutuhkan oleh mereka. Kita? Sesekali orang lain itu mbok ya membutuhkan kita gitu loh. Tapi mengapa yang terjadi malah sebaliknya ya? Mereka malah mengira seolah kita ini tidak ada. Sekalipun kita sudah menyodor-nyodorkan wajah kita. Tetap saja masih tidak mereka lihat. Sudah beriklan, bahkan. Tapi juga tidak ditanggapi. Barangkali, karena kita belum bisa menjadi pribadi yang manis bagi mereka. Karena sudah menjadi fitrah manusia untuk mengerubuti segala sesuatu yang terasa manis.

3. Tetaplah manis, maka sepahmu tidak pernah dibuang.



Mari berhenti untuk marah atau kecewa jika orang lain membuang kita karena mereka menilai kita sudah menjadi sepah. Mereka tidak salah. Kitalah yang harus berpikir bagaimana caranya supaya tidak menjadi sepah. Sebab jika kita masih tetap memiliki rasa manis itu, mereka tidak akan membuang kita, percayalah. Saya mengenal seorang eksekutif senior yang mumpuni. Setelah memasuki masa pensiun dari jabatanya yang tinggi, saya pikir beliau akan menjadi seperti ‘tebu-tebu’ yang lainnya. Ternyata saya keliru. Perusahaan kemudian memperpanjang masa kerjanya dengan system kontrak. Lalu beliau berpindah ke perusahaan lain. Lalu beliau ditarik lagi oleh perusahaan lainnya. Bagi saya, beliau inilah salah satu living legend mereka yang tidak pernah membiarkan dirinya ‘kehilangan rasa manis’. Meski usianya sudah jauh melampaui masa pensiun, beliau tetap manis. Rasa manis yang masih tetap lestari didalam dirinya itulah yang menjadikan beliau tetap menjadi rebutan perusahaan-perusahaan besar. Jadi jika kita tidak ingin menjadi sepah yang dibuang, maka kita harus memastikan bahwa kita tetap menjadi pribadi yang manis.

4. Nikmatilah rasa manis secukupnya, tidak berlebihan.



Sekarang, cobalah ambil sesendok gula terbaik yang Anda miliki. Lalu suapkan sesendok gula itu kedalam mulut Anda, dan kunyahlah. Apakah Anda masih menikmati rasa manisnya? Pada dasarnya, semua orang menyukai rasa manis. Namun, tak seorang pun bisa melahapnya terlalu banyak. Kita semua mendambakan manisnya kehidupan. Dan kita sering terlalu serakah untuk merengkuhnya sendirian. Bahkan gula pun mengajari kita bahwa terlalu banyak rasa manis membuat kepala kita pusing, bahkan kita bisa mengalami sindrom toleransi insulin. Sungguh keliru jika kita mengira hidup yang manis itu adalah yang semuanya serba indah. Tidak. Justru hidup yang terlalu indah cenderung menjadikan kita pribadi yang serakah. Semacam sindrom toleransi insulin kehidupan. Tidak peduli betapa banyak insulin yang diproduksi dalam tubuh Anda, gula akan tetap menumpuk dalam darah Anda. Tahukah Anda apa yang terjadi ketika dalam darah kita terdapat lebih banyak gula dari yang seharusnya? Hmmmh, Anda tentu paham yang saya maksudkan. Bahkan rasa manis kehidupan yang terlalu banyak pun bisa membahayakan kehidupan diri Anda sendiri. Maka nikmatilah rasa manisnya kehidupan, namun tidak perlu berlebihan.

5. Semanis apapun kita, tidak bisa lepas dari fitrah.



Sepah di kebun tebu kami jumlahnya tidak terlalu melimpah. Namun jika dibiarkan tetap saja menjadi sampah. Kami punya banyak pilihan untuk memperlakukannya. Jika kami membuangnya ke kolong kandang domba, maka sepah itu akan menambah nutrisi pada pupuk kandang yang kami dapatkan. Jika kami membuangnya ke kolam ikan, maka dia akan menjadi tempat tumbuhnya plankton dan jentik-jentik makanan penggemuk ikan. Jadi, apanya yang terbuang dari seonggok sepah? Tidak ada. Sepah benar-benar menyadari bahwa dia tidak bisa melawan fitrah. Semua orang yang pernah muda akan menjadi tua. Semua yang gagah perkasa akan menjadi tak berdaya. Semua yang kuat menjadi lemah. Itulah fitrah. Tetapi mari sekali lagi kita lihat sang sepah. Bahkan setelah masuk tempat sampah, dia tetap saja menjadi anugerah. Jika kita ikut mengimani konsepsi hidup setelah mati, maka kita lebih beruntung lagi. Karena dengan keyakinan itu kita kita bisa berharap memetik buah manis tabungan kebaikan yang pernah kita lakukan semasa hidup. Kita boleh berharap itu, karena iman kita mengajarkan bahwa setiap amal baik yang pernah kita lakukan atas nama Tuhan, akan membuahkan imbalan yang sepadan. Beruntunglah kita yang percaya, karena setidak-tidaknya kita memiliki harapan; bahwa fitrah kita adalah untuk mempersiapkan tempat pulang alam keabadian.

Tidak perlu lagi untuk merasa kecewa karena telah dihempaskan oleh lingkungan yang Anda harapkan memberikan penerimaan. Mungkin mereka benar telah menghempaskan kita karena kita belum bisa memberi rasa manis yang mereka butuhkan. Mungkin juga mereka keliru karena tidak bisa menghargai rasa manis yang kita miliki. Tetapi, bukan itu yang perlu menjadi fokus perhatian kita sekarang. Cukuplah untuk selalu memikirkan, bagaimana caranya agar kita bisa memberikan lebih banyak lagi rasa manis? Karena dengan rasa manis yang kita tebarkan, kita tidak perlu meneriaki para semut untuk mengerubuti. Insya Allah, cepat atau lambat; mereka akan datang sendiri. 



Sumber

April 1, 2012

Sudahkah Merdeka !!! ( Indonesia Banyak Korupsi dan Hutang )

bintancenter.blogspot.com

Sudahkah Merdeka !!! ( Indonesia Banyak Korupsi dan Hutang ) - Pemerintah berencana menambah utang baru Rp 174 triliun di 2012. Hal ini mengakibatkan utang bisa bertambah hingga Rp 2.000 triliun.

Kebiasaan berutang terakumulasi sejak dahulu hingga saat ini. Total utang Indonesia jika mencapai Rp 2.000 triliun artinya setiap penduduk Indonesia akan menanggung utang lebih dari Rp 8 juta.

Penambahan utang baru di tengah memanasnya pemberitaan kasus korupsi pajak yang dilakukan Gayus Tambunan dan Dhana Widyatmika dinilai sungguh menyakitkan.

Demikian hasil riset Kebocoran Pajak dan Perangkap Utang yang dilakukan Perkumpulan Prakasa seperti dikutip detikFinance, Kamis (15/3/2012).

Riset tersebut menjelaskan jika kedua kasus tersebut yakni utang dan korupsi sebenarnya 'puncak gunung es' dari persoalan raksasa dan sistemik yang tak kunjung terselesaikan. Akibatnya, meski proyeksi penerimaan pajak terlihat besar mencapai Rp 1.032 triliun, namun potensi pajak yang hilang sebenarnya luar biasa.

Potensi pajak yang hilang tahun ini diperkirakan mencapai Rp 512 triliun atau hampir mencapai 50% dari total penerimaan pajak. Kalkulasi itu berdasarkan kapasitas penerimaan pajak Indonesia semestinya sebagai negara pendapatan menengah. Perkiraan konservatif International Monetary Fund (IMF), potensi pajak yang hilang juga lebih dari 40%.

bintancenter.blogspot.com

Akibat potensi pajak yang hilang itu, tak mengherankan bila rasio penerimaan pajak terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) negeri ini hanya berkisar 12%. Padahal rata-rata penerimaan pajak negara-negara yang termasuk kelompok menengah bawah (lower middle income) seperti Indonesia mencapai 19%. Lebih memalukan lagi, rasio pajak negeri ini bahkan di bawah rata-rata negara miskin (low income) yang sudah mencapai 14,3%.

Ketidakmampuan pemerintah mengoptimalkan penerimaan pajak, menyebabkan utang baru hampir selalu lebih besar dari cicilan menyebabkan utang menumpuk. Rasio utang terhadap PDB di bawah 30% bukan berarti aman, bila rasio pajak terus rendah. Akumulasi utang dan pendapatan rendah akan membawa Indonesia terjebak dalam perangkap utang (debt trap).

"Mengandalkan utang akibat keteledoran dan kurang kerja keras adalah tindakan yang tak bertanggung jawab," kata Direktur Eksekutif Perkumpulan Prakarsa Setyo Budiantoro.

"Beban berat bukan hanya ditanggung generasi saat ini, namun juga dipikul generasi penerus yang kini tidak bisa terlibat mengambil keputusan," imbuhnya.

Research Associate Perkumpulan Prakarsa J Prastowo menilai penerimaan pajak bukan hanya rendah, namun juga tidak adil karena makin memperparah kesenjangan.

"Kelompok kaya justru membayar pajak jauh lebih kecil dari kelompok menengah bawah. Hal ini bertentangan dengan prinsip keadilan karena kelompok lebih lemah mendapat beban lebih besar," kata Prastowo.

Perkumpulan Prakarsa yang merupakan lembaga kajian alias riset dan pengembangan yang fokus dibidang kesejahteraan masyarakat ini berharap untuk mencegah perangkap utang, rasio penerimaan pajak perlu dinaikkan satu persen per tahun dengan memperbaiki sistem dan kebocoran, hingga setara rata-rata negara pendapatan menengah. Untuk memenuhi prinsip keadilan, rentang pajak (tax bracket) juga perlu diperlebar dan dipertinggi pada kelompok kaya.

Pada kategori high net worth individual (HNWI), lapisan penghasilan di atas Rp 1 miliar perlu dikenakan tarif pajak 35% dan penghasilan di atas Rp 5 miliar dikenakan 40%.

(dru/dnl)

bintancenter.blogspot.com



Sumber

March 30, 2012

Pepatah Putus Cinta

  • Tak peduli berapa kali kamu disakiti oleh cinta, percayalah, ada seseorang diluar sana yg akan menyembuhkanmu & buatmu bahagia
  • Semua orang bisa katakan cinta, karena mudah diucapkan. Daripada percaya apa yg kita dengar, lebih baik percaya apa yg kita rasa
  • Hidup ini bukan tentang siapa yg buat kita terluka, namun tentang siapa yg selalu ada dan buat kita tersenyum lagi
  • Terkadang, tak peduli berapa kali kita meyakinkan diri kita bahwa hidupmu lebih baik tanpanya, hati kita tetap masih mengharapkannya
  • Kadang kita memilih tuk tinggalkan dia yg kita cinta, karena sadar jika terus bertahan, kita akan merasa sakit setiap hari
  • Dalam hidup, kadang kita mencintai orang yg salah, kita terluka karenanya. Tapi karena kesalahan itu, kita temukan orang yg tepat.
  • Terkadang orang yang mengajari kita arti hidup, cinta adalah orang yang menyakiti kita..
  • Akan ku kenang selalu kenangan kita sampai aku lupa.
  • Pria sejati selalu setia pada pasangannya, mereka memilih berpisah jika memang tak bisa bersama. Berkhianat itu Pengecut.
  • Jangan buat seseorang mencintaimu jika kamu tak siap tuk berikan hatimu. Cinta tak berbalas itu menyakitkan.
  • Sebelum kita melakukan sesuatu kepada seseorang, pikirkan dulu bagaimana jika orang lain melakukan sesuatu tersebut kepadamu.
  • Terkadang dia yg kita yakini kita tak akan bisa hidup tanpanya adalah orang yg akhirnya kita sadari bahwa hidup akan lebih baik tanpanya. Begitu juga sebaliknya.
  • Mencegah lebih baik daripada mengobati. Menjaga perasaan org lain lebih baik daripada meminta maaf.
  • Butuh banyak keberanian tuk memutuskan hidup sendiri daripada bersama seseorang yg tak pernah hargai dirimu
  • Ketika seseorang meninggalkan kita, bukan berarti kisah kita berakhir, itu hanya berarti mereka tak lagi menjadi bagian kisah hidup kita.
  • Terkadang kamu terlalu berharap pada seseorang yg tak peduli padamu, hingga membuat dia yg peduli terpaksa menjauhimu.
  • Yg terpenting bukanlah kemampuanmu dalam mencuri banyak hati, tapi kemampuanmu dalam menjaga satu hati.
  • Terkadang tak peduli seberapa keras kamu berusaha menghapus seseorang dari hatimu, mereka semakin sering muncul di benakmu.


Sumber

March 16, 2012

Tak Bertangan dan Tak Berkaki, Tidak masalah ...

Tak Bertangan dan Tak Berkaki - 4 Desember 1982, di sebuah rumah sakit Kota Melbourne terdengar tangisan bayi memecah keheningan kamar bersalin. Kehadirannya membuncahkan harapan bagi sang ayah (pemuka agama dan programmer komputer) dan ibu (perawat) karena anak pertama mereka akhirnya lahir.

Namun, betapa kagetnya pasangan imigran Serbia tersebut ketika melihat putranya lahir tanpa dua lengan dan dua kaki yang normal. Menurut dokter yang menanganginya, sang bayi - kemudian diberi nama Nicholas James Vujicic- terkena penyakit Tetra-amelia yang sangat langka.









Sejak itu, hari-hari yang penuh perjuangan dialami keluarga ini. Tak jarang, ayah dan ibu Nick menyalahkan diri mereka, selalu bertanya apa dosa mereka terhadap Tuhan sehingga putranya lahir cacat.

Di sisi lain, dengan kesabaran sang ayah membimbingnya untuk berdiri, menyeimbangkan tubuh, dan berenang sejak Nick berusia 18 bulan (Nick memiliki sebuah telapak kaki kecil di dekat pinggul kirinya).

Mereka pun mengajari Nick untuk bisa hidup mandiri, caranya dengan menyekolahkannya ke sekolah umum seperti anak-anak normal lainnya.










Di usia 8 tahun, tekanan dari ejekan dan bullying di sekolah hampir membuat Nick bunuh diri. Namun, kasih dan dukungan orangtuanya, serta hiburan dari para sahabatnya, mampu membuat Nick mengenyahkan pikiran tersebut. Ia menjadi lebih bijaksana dan berani dalam menjalani kehidupan.

Pada suatu pagi, saat usia 12 tahun, Nick mendapat pengalaman tak terlupakan. Saat bangun dan membuka matanya, tiba-tiba saja ia menyadari betapa beruntungnya dirinya. Ia sehat, serta punya keluarga dan para sahabat yang menyayanginya.





Setahun kemudian, ketika membaca surat kabar, Nick dan ibunya menemukan sebuah artikel yang sangat menggugah jiwanya. Artikel itu, berkisah tentang seorang pria cacat tubuh yang mampu melakukan hal-hal hebat, termasuk menolong banyak orang.

"Pada saat itulah, saya menyadari bahwa Tuhan memang menciptakan kita untuk berguna bagi orang lain. Saya memutuskan untuk bersyukur, bukannya marah, atas keadaan diri sendiri! Saya juga berharap, suatu saat bisa menjadi seperti pria luar biasa itu-yakni bisa menolong dan menginspirasi banyak orang!" demikian ujar Nick, dalam sebuah wawancara.

Untuk meraih mimpinya, Nick belajar dengan giat. Otak yang encer, membantunya untuk meraih gelar Sarjana Ekonomi bidang Akuntansi dan Perencanaan Keuangan pada usia 21 tahun. Segera setelah itu, ia mengembangkan lembaga non-profit ‘Life Without Limbs' (Hidup Tanpa Anggota-Anggota Tubuh), yang didirikannya, pada usia 17 tahun, untuk membantunya berkarya dalam bidang motivasi.

Kini, Nick Vujicic adalah motivator/pembicara internasional yang gilang-gemilang. Ia sudah berkeliling ke lebih dari 24 negara di empat benua (termasuk Indonesia), untuk memotivasi lebih dari 2 juta orang-khususnya kaum muda. Berkali-kali, ia diwawancarai oleh stasiun televisi dengan jangkauan internasional, seperti ABC (pada 28 Maret 2008). Produknya yang terkenal adalah DVD motivasi "Life's Greater Purpose", "No Arms, No Legs, No Worries", serta film "The Butterfly Circus."


"Saya telah memberikan berbagai jenis motivasi kepada orang-orang, berdasarkan pengalaman hidup saya," pungkas Nick di akhir wawancara. "Namun, ada satu hal yang selalu saya katakan pada mereka: ‘Terimalah dan cintai diri kamu sendiri.' Jika satu orang saja bisa melakukannya, kemudian merasa lebih bersemangat dalam menjalani hidup serta ingin berguna bagi orang lain, saya merasa bahwa sebagian tugas saya di dunia ini telah terselesaikan."



Sumber